(judul di atas tidak akan saya dedikasikan sebagai quote yang berdasarkan hadits dari Rasulullah karena hadits yang matannya agak-agak mirip judul di atas memang dhaif menurut pendapat yang paling kuat)
Ramadhan 1431 sudah berlalu. Prestasi tilawahku biasa saja sebenarnya. Gak sampe khatam beberapa kali seperti tahun-tahun lalu. Tapi yang membuat bangga adalah semua tilawahku ramadhan ini dilakukan dalam kondisi suci, dan sikap baca yang serius. Tidak seperti tahun lalu yang tilawah terus di mana saja, mau di kereta, di kantor, di jalan dll.
Alhamdulillah, juga ramadhan ini aku bisa full di rumah terus bareng keluarga karena sudah lulus kuliah dan tidak ada kerjaan yang perlu sampai lembur lagi. Sahur sudah jelas di rumah. Buka puasa ... alhamdulillah cuma pernah dua atau tiga kali menjumpai waktu adzan maghrib di luar pagar rumah. Inilah keuntungan naik kereta komuter. Dari 12 orang satu tim di kantor paling cuma dua atau tiga saja yang bisa buka di rumah. Yang lain..., kena macet semua. Padahal mereka keluar kantornya kadang lebih cepat dari aku.