[posting ini Insya Alloh akan menjadi awal dari seri tulisan yang membahas kesesatan Yahudi, Kabbalah, Illuminati dan Freemasonry. Seri tulisan ini bisa dianggap sebagai tanggapan atas komentar salah satu pembaca blog
di sini]
Dalam Al Qur’an, Yahudi yang ada pada periode Rasulullah (dan tentunya sampai sekarang) dianggap telah menyimpang. Banyak sekali ayat yang menceritakan penyimpangan Yahudi, mulai dari kedengkian terhadap umat Rasulullah, kikir, menolak kebenaran, mengubah-ubah kalamullah, berlebih-lebihan dalam beragama, mempertuhankan rahib mereka hingga yang paling parah tentunya menyekutukan Alloh.
Penyimpangan ini berkaitan erat dengan sejarah Yahudi atau dalam Al Quran diistilahkan Bani Israil.
Kaum itu disebut Bani Israil karena merupakan keturunan dari Nabi Ya’qub Alaihissalam a.k.a. Israil. Kisah Nabi Ya’qub dan anak-anaknya (generasi pertama Bani Israil) bisa dibaca pada surah Yusuf. Di situ diceritakan first encounter Bani Israil dengan suatu peradaban besar (namun musyrik) di zamannya yaitu peradaban Mesir. Sejak generasi pertama Bani Israil itulah, Bani Israil diceritakan tinggal di Mesir.