Showing posts with label bani israel. Show all posts
Showing posts with label bani israel. Show all posts

Monday, January 24, 2011

Kabbalah dan Pembunuhan Nabi Bani Israil

Nabi Musa alaihissalam mengarahkan umatnya – Bani Israil – menuju tanah yang dijanjikan. Namun kemudian karena kekafirannya maka Bani Israil terusir dari tanah palestina seperti yang telah saya ceritakan di sini. Bani Israil pun terusir ke Babilon dan menjadi warga kelas dua (atau bahkan kelas tiga) di sana.

Tidak seluruh Bani Israil sesat waktu itu. Hanya sebagian. Namun dari yang sebagian tersebut ternyata bisa mendatangkan hukuman dari Alloh yang akhirnya menimpa seluruh Bani Israil baik yang taat maupun yang sesat.

Di Babilon, umat Bani Israil yang sesat dan menolak untuk membersihkan kepercayaannya dari keyakinan pagan, mulai tertarik pada praktik sihir. Karena mengetahui bahwa sihir pada dasarnya dilarang dalam oleh Tuhan Bani Israil (Alloh), maka mereka mulai berpaling dari Alloh dan mulai menyembah Lucifer (yang disebut dalam kosakata Islam sebagai Iblis). Untuk menjaga agar mereka tidak dianggap murtad oleh kaum Bani Israil yang masih taat, mereka menyembunyikan keyakinannya sebagai “interpretasi” alternatif atas agama Bani Israil. “Interpretasi” alternatif inilah yang kemudian disebut dengan Kabbalah. Kebutuhan untuk menyembunyikan kemurtadan ini pula lah yang membuat Kabbalah menjadi suatu doktrin yang rahasia seperti yang telah dijelaskan oleh saya di sini dan di sini.

Tuesday, November 23, 2010

Apakah Kabbalah Menyembah Lucifer?

Dalam buku Zionisme Gerakan Menaklukkan Dunia, ZA Maulani menyebutkan bahwa 10 sefrotim dalam Kabbalah direpresentasikan dalam bentuk makhluk supranatural yang berupa roh yaitu shedim. Roh tertinggi adalah Lucifer. Apakah benar seperti itu?

Jawaban utama saya adalah: Wallahu a’lam.

Pada dasarnya saya (merasa) tidak perlu tahu apakah memang seperti itu atau tidak. Dengan fakta-fakta kesesatan Kabbalah seperti yang telah disebutkan sebelumnya saja kita dengan keimanan kita pada Allah dan Kitab Suci kita sudah bisa memastikan bahwa Kabbalah tidak lain hanya doktrin sesat, sehingga wajar saja jika orang-orang Yahudi saat ini pun sesat.

Namun ada hal-hal menarik yang saya peroleh dari Jewish Encyclopedia sebagai berikut:

Dalam tradisi bani Israel, shedim adalah salah satu jenis demon atau setan kepada siapa bani israil terkadang mempersembahkan kurbannya. Demon ini dilambangkan sebagai kerbau antropomorfis (dengan wujud tertentu yang mirip manusia) dengan sayap. Pemujaan shedim ini pertama berkembang di Babilonia (lama) kemudian berkembang ke Kanaan dan akhirnya ke Israel. Pemujaan demon disamping pemujaan Tuhan (Yahweh menurut orang Yahudi) ini berkembang bersama-sama.

Monday, November 22, 2010

Sufisme Sebagai Pewaris Racun Kabbalah?

Ketika membaca-membaca beberapa literatur dan artikel mengenai kabbalah dan membuat tulisan yang saya muat di postingan sebelum ini, beberapa kali saya terhenyak. Saya kok, seperti merasa ada benang merah antara konsep-konsep yang saya baca mengenai kabbalah dengan agama sufi. Langsung saja ke poin-poin kemiripannya:

1. Esoterisme
Dua-duanya adalah paham esoteris, baik dari sisi apa yang dipelajari maupun bagaimana pembelajarannya. Dari sisi yang dipelajari keduanya mempelajari sisi-sisi hakikat, metafisik dan mistis dari ajaran agamanya atau apa yang diajarkan oleh kitab sucinya. Kedua-duanya sama-sama bermaksud untuk mencapai Yang Esoteris yaitu inti terdalam dari segalanya.
Dari sisi pembelajarannya, keduanya cenderung untuk membuat batasan-batasan kalangan internal dan eksternal. Dalam sufisme dikenal konsep tarekat yang menjadi batasan siapa yang mempelajari dan mengamalkan suatu jenis suluk dan siapa yang tidak. Di dalam tarekat mursyid mengajarkan secara langsung ilmunya kepada muridnya (dan tidak mengajarkan kepada yang bukan muridnya) sesuai dengan cara-cara internal yang dikenal dalam tarekat itu.
Sementara dalam kabbalah, seorang rabbi mengajarkan pengetahuan esoterisnya secara langsung kepada murid secara rahasia dalam arti tidak diketahui oleh pihak-pihak di luar sistem kabbalah.

Thursday, November 11, 2010

Benang Merah Kesesatan Kabbalah

Selain mengetahui sejarah kelahiran kabbalah, kita perlu juga untuk memahami karakteristik-karakteristik tertentu dari kabbalah. Dari karakteristik inilah kita bisa menarik benang merah mundur dari Kabbalah ke paganisme Mesir Kuno, Mesopotamia dan sejenisnya, dan itulah yang coba saya jelaskan di sini. Namun lebih dari itu sebenarnya tulisan ini akan berguna bagi kita untuk membuat benang merah ke depan sampai ke kesesatan organisasi-organisasi warisan kabbalah saat ini.

Karakteristik kabbalah antara lain:

1. Kabbalah adalah doktrin esoteris rahasia. Pada dasarnya kabbalah adalah ajaran rahasia yang hanya boleh diajarkan secara talaqqi (nyantrik) antara satu rabbi dan satu murid. Baru setelah sekitar abad kedua Masehi Rabbi Akiva Ben Joseph mengkompilasi ajaran kabbalah dalam sefer yetzirah dan Rabbi Nehunya membuat sefer Bahir yang kemudian disempurnakan di Provence, Perancis sekitar abad 12. Kemudian pada sekitar abad 13 muncul lagi sefer Zohar yang ditulis oleh Moses de Leon di Spanyol.

Monday, November 8, 2010

Kelahiran Kabbalah – Puncak Kesesatan Bani Israil

[Sambungan dari tulisan sebelumnya…]

Setelah Nabi Sulaiman alaihissalam wafat, kerajaan yang ditinggalkannya pecah menjadi dua, kerajaan Israel dan kerajaan Yehuda. Selesailah sudah masa kejayaan Bani Israil. Perpecahan ini diikuti juga dengan pertentangan-pertentangan di dalam internal masing-masing kerajaan. Maksiat pun merajalela kembali. Syirik menjadi mainan harian mereka.

Al Qur’an mencatat salah satu dewa atau berhala mereka pada saat itu bernama Ba’al (123-127):

Dan sesungguhnya Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul-rasul.

(Ingatlah) ketika ia berkata kepada kaumnya: "Mengapa kamu tidak bertakwa?

Patutkah kamu menyembah Ba'al dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta,

(yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu?"

Maka mereka mendustakannya, karena itu mereka akan diseret (ke neraka),

Friday, November 5, 2010

Kekafiran Bani Israel Periode Musa Hingga Sulaiman

Di postingan sebelumnya telah saya jelaskan bagaimana sebagian umat Yahudi atau Bani Israel mewarisi paganisme dari Mesir. Selain paganisme, Mesir kuno juga terkenal dengan ilmu sihirnya. Oleh karena itulah salah satu mukjizat Nabi Musa alaihissalam adalah bisa mengalahkan sihir Mesir Kuno.

Lepas dari Mesir Kuno, Musa alaihissalam mengarahkan umatnya menuju tanah yang dijanjikan yaitu palestina kuno. Namun, ternyata tanah yang dijanjikan tersebut sudah diduduki oleh umat lain dan umat Bani Israel takut masuk ke negeri baru itu dan enggan berperang untuk memperebutkannya. Kekafiran dan pembangkangan tersebut diceritakan dalam Al Qur’an surat Al Maidah: 21-26:

“Hai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari ke belakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi.