Showing posts with label malingsia. Show all posts
Showing posts with label malingsia. Show all posts

Sunday, November 21, 2010

Upin Ipin Menggugat Mata Uang Rupiah

Bagi Anda yang menggemari dan rajin nonton film Upin dan Ipin (atau yang terpaksa nonton karena anak-anaknya memaksa nonton) mungkin ingat ada satu episode yang berjudul: “Berpuasa Bersama Kawan Baru (bagian 1)”.

Dalam salah satu scene di episode tersebut digambarkan ada seorang anak perempuan dengan logat Indonesia (walaupun menurut kita yang orang Indonesia, logatnya terdengar aneh dan kaku, sih) dengan Upin Ipin datang ke warungnya Mail. Dia hendak membeli ayam gorengnya Mail. Ketika membayar dia mengeluarkan uang Rupiah senilai sepuluh ribu.

Wednesday, September 29, 2010

Apakah Benar Malaysia Banyak Mengklaim Budaya Indonesia?

Katanya Malaysia banyak mengklaim (atau mencuri) budaya Indonesia. Batik, wayang, angklung, reog, kuda lumping, lagu rasa sayange, keris, rendang, tari piring.
Entah ada apa, siapa yang memulai tiba-tiba sebagian besar rakyat dan media Indonesia marah-marah. Kebencian tersulut. Dan ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Rakyat dan media Malaysia pun banyak yang akhirnya menanggapi (dimana sebagian dari mereka juga ada yang telah memiliki kemarahan sebelumnya karena sebab-sebab lain seperti misalnya masalah TKI dll).
Tapi sedikit sekali yang menyadari bahwa kebudayaan sebenarnya adalah warisan kemanusiaan. Mereka menjadi milik suatu masyarakat yang berafiliasi pada suku atau adat tertentu dan masyarakat tersebut tidak selalu memiliki batas yang jelas sebagaimana batas-batas negara.