Showing posts with label arab saudi. Show all posts
Showing posts with label arab saudi. Show all posts

Thursday, June 16, 2011

Jangan Membaca Kata-Kata Arabic Hanya Pake Transliterasinya!

Aku pernah mendengar di Televisi seorang anak kecil mengucapkan Quraisy diucapkan Quraisi. Huruf y di akhir diucapkan i. Seharusnya y terakhir adalah satu kesatuan transliterasi dengan huruf s di depannya sehingga seharusnya diucapkan sebagai satu konsonan karena berasal dari huruf ش). Pernah juga aku mendengar orang mengucapkan “kun yah” dengan “ku-nyah”.

Ini adalah satu kesalahan yang mungkin terjadi kalau seseorang membaca kata-kata yang berasal dari Arab hanya dari transliterasinya dan atau tanpa mengetahui asal tulisan arabnya. Kesalahan ini wajar kalau dilakukan seorang anak kecil sebagaimana pernah saya lihat itu. Namun jadi lucu kalau kesalahan ini dilakukan oleh orang dewasa yang (seharusnya) lebih tahu agama dan bahkan tersistematiskan.

Friday, December 31, 2010

Penguasaan Media oleh Zionis dan Iran vs Arab Saudi

Bagi para ikhwan-ikhwan penggemar teori konspirasi pasti sudah pernah mendengar The Protocols of the Elders of Zion atau lebih terkenal dengan nama Protokol Zionis. Salah satu isi dari protokol ini konon adalah penguasaan media. Karena kabar adanya protokol zionis itu kita jadi kehilangan kepercayaan kepada media massa. Siapa tahu media massa sekarang sudah seluruhnya dalam penguasaan zionis atau minimal tergiring untuk menyiarkan berita sesuai dengan keinginan zionis.

Salah satu berita terkait dunia Islam adalah mengenai Iran yang dikabarkan oleh media-media sebagai penentang Amerika Serikat. Di sisi lain ada juga berita mengenai Arab Saudi yang bersekutu dengan Amerika Serikat. Media massa Amerika Serikat yang notabene memang sudah dikuasai oleh zionis mengabarkan Iran sebagai teroris musuh bersama. Menanggapi berita di media massa Amerika itu, media massa di dunia Islam pun “tergiring” untuk memberitakan kebalikan dari media Amerika, yaitu Iran digambarkan sebagai kekuatan dunia Islam. Media massa Amerika Serikat memberitakan Arab Saudi sebagai teman Amerika di timur tengah. Selanjutnya media massa di dunia Islam “tergiring” untuk memberitakan kritik terhadap Arab Saudi yang dianggap “diam” terhadap problematikan dunia Islam. Akibat pemberitaan media itu pun masyarakat ramai-ramai membandingkan Iran dan Arab Saudi. Ahmadinejad digambarkan sebagai pemimpin yang berani dan sederhana, sementara pemimpin Arab Saudi digambarkan sebagai pengecut yang lebih suka hidup mewah.